Silahkan tinggalkan pesan anda disini.

6/recent/ticker-posts

Holiday on Busway part II

Kembali lagi menulis untuk blog ini. Kalau sebelumnya kita pernah berekreasi dengan Busway pada jalur koridor 1, maka mari kita lanjutkan perjalanannya.

SARINAH

Mall tertua di ibu kota Jakarta ini menjadi menarik bila kita kunjungi pada malam hari. Dimana banyak tempat-tempat hiburan malam dan kafe yang menyajikan makanan-makanan yang sedap tentunya. Bila kita ingin menikmati menu makanan yang sedap dengan harga yang agak lebih terjangkau kita dapat menyambangi pusat kuliner jalan Sabang yang berada tepat di belakang Mall Sarinah ini. Selain itu banyak pula Mall-Mall modern yang berada disekitarnya yang dapat menjadi alternatif wisata belanja anda.

BANK INDONESIA
Disinilah kantor utama Bank Indonesia berada. Tidak hanya berfungsi sebagai kantor pusat pengendali moneter negara Indonesia, kompleks Bank Indonesia juga memiliki fasilitas-fasilitas menarik. Perpustakaan BI memiliki + 45.000 judul buku dan +2500 koleksi digital yang dibuka untuk umum setiap hari kerja. Masjid BI memberikan kenyaman dan kesejekan dalam menjalankan ibadah. Tak heran bila bulan Ramadhan tiba, masjid ini diminati banyak umat muslim yang ingin melaksanakan iktikaf atau sekedar shalat tarawih.

MONUMEN NASIONAL
Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.

Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.

Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.

  • Lidah Api

    Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.
  • Pelataran Puncak

    Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.
  • Pelataran Bawah

    Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Ti nggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 1 7 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.
  • Museum Sejarah Perjuangan Nasional

    Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendel a peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman ker ajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.

Selain itu direncanakan untuk ditampilkan bendera pusaka dan naskah proklamasi yang asli di dalam bangunan Monas. Di sini juga ditampilkan rencana pembangunan kota Jakarta.

(sumber: http://kumpulan.info/wisata/tempat-wisata/53-tempat-wisata/102-monas-monumen-nasional-jakarta.html#Sejarah)

Disebelah barat Monumen Nasional ter

dapat Museum Nasional Republik Indonesia atau biasa dikenal dengan sebutan Museum Gajah. Kenapa disebut dengan Museum Gajah?

Ini karena adanya patung gajah yang berada di depan Museum. Patung Gajah ini merupakan hadiah dari Raja Thailand yang bernama Raja Chulalongkorn. Museum ini sendiri pada awalnya dibangun oleh pemerintah Belanda pada tahun

1862 yang pada saat itu digunakan sebagai pusat riset ilmiah Hindia-Belanda. Museum Nasional Republik Indonesia mengkoleksi berbagai macam benda-benda kuno dari seluruh Nusantara yang dikategorikan kedalam etnografi, perunggu, prasejarah, keramik, tekstil, numismatik, relik sejarah, dan ben

da berharga.

Disebelah timur Monumen Nasional terdapat stasiun kereta api Gambir, dan di sebelah utara terdapat istana Merdeka.

HARMONI

Merupakan halte transit pusat dimana halte ini mempertemukan koridor busway 1, 2, dan 3. Disebelah timur terdapat Paser Baroe.

Bila kita ingin menikmati es krim Italia home made dengan nuansa tempo dulu

kita dapat menyambangi toko es krim Ragusa yang berada di depan stasiun kereta api Juanda. Kedai es krim ini tetap mempertahankan interiornya seperti awal berdirinya kedai ini. Dengan pilihan ra

sa yang beragam niscaya es krimnya dapat memanjakan dan menyejukkan lidah anda. Harga berklisar antara Rp 8000,- sampai dengan Rp 28000,-

Sayangnya meskipun es krim disini bisa dibeli untuk dibawa pulang tapi tidak bertahan lama. Ini disebabkan karena es krim ini tidak mengandung bahan pengawet sehingga sangat mudah mencair khususnya dengan suhu udara kota Jakarta yang lumayan panas.

SAWAH BESAR

Dari namanya tempat ini bukan berar

ti daerah persawahan loh, disini justru merupakan daerah perkantoran dan perdagangan.

MANGGA BESAR

Didaerah ini merupakan daerah pusat hiburan malam. Jangan heran bila pada malam hari tempat ini ramai dengan pusat hiburan yang menyajikan hiburan malam biasa sampai yang plus-plus :)

OLIMO

GLODOK

Merupakan pusat perniagaan khususnya e

lektronik yang telah ada dari zaman dahulu. Daerah ini juga dikenal dengan daerah pecinan karena arsitektur yang sangat kental dengan budaya Cina. Namun sayangnya daerah ini juga terkenal dengan pusat penjualan cd dan dvd bajakan.

KOTA

Merupakan akhir perjalan dari bus Transjakarta. Ditutup dengan indah dengan wisata di daerah kota tua. banyak gedung-gedung disini yang masih orisinil dengan arsitektur eropa dan Cina. Stasiun Kota Beos diantaranya yang masih dipertahankan arsitekturnya.

Disini juga banyak terdapat Museum. Diantaranya adalah Museum Fatahilah, Museum Bank Indonesia, Museum Bahari, Museum Wayang, serta Masjid Keramat Luar Batang.

Posting Komentar

0 Komentar